Demikian dikatakan Direktur Utama Bank Mandiri, Agus Martowardojo usai acara penandatanganan kerjasama fasilitas kredit sindikasi oleh 4 bank di Kantor Pusat BNI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (11/12/2009).
"Hari ini saya bersyukur, subdebt sudah diterima dari investor sebesar Rp 3,5 triliun hard cash. Kami terima untuk subdebt yang 7 tahun dengan pricing di 11,85%," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Agus mengatakan, dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi kredit di tahun 2010 yang ditargetkan akan tumbuh 20%. "Sebagai bank publik kita mempersiapkan diri untuk tahun 2010 yang menargetkan ekspansi kredit 20%. Kita merasa permodalan 14 % saat ini harus ditingkatkan," kata Agus.
Tahun 2009 ini, lanjut Agus, manajemen Mandiri meminta kepada pemegang saham untuk meneruskan pembayaran dividen dikisaran 35%-40% dari keuntungan. "Dan kita menjaga modal kita dengan subdebt ini. Saya bersyukur respon subdebt ini sangat bagus. Karena tujuannya diversifikasi pendanaan jangan hanya dari jangka pendek saja tapi jangka panjang," papar Agus.
Agus juga mengatakan untuk akhir tahun 2009 ini, perseroan menargetkan pertumbuhan kreditnya sebesar 12%-15%.
(dru/ang)










































