"Apakah Robert Tantular hadir di ruangan itu? Saya sepanjang malam sampai pagi pulang, saya tidak melihat Robert Tantular di ruangan itu. Kalau dikatakan Robert Tantular ada di lingkungan Depkeu, itu mungkin prosedur yang ada atau atas salah satu undangan instansi," tuturnya ketika ditemui di Gedung Depkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (14/12/2009).
Agus mengatakan, pada saat rapat KSSK tersebut, dirinya hadir bersama dengan Komisaris Utama BRI Edwin Gerungan dalam kapasitasnya sebagai narasumber untuk memberikan masukan kepada KSSK terkait masalah Bank Century.
"Karena saya Ketua Himbara (Himpunan Bank-Bank Negara) atau Ketua Umum Ikatan Bankir Indonesia, atau sebagai Dirut Bank besar di Indonesia (Bank Mandiri). Saya dipanggil 20-21 November 2008," jelasnya.
"Jadi saya yakin tidak ada Robert Tantular dalam pertemuan itu," ujarnya.
Dikatakan Agus, dalam rapat tersebut, dirinya memberikan pandangan-pandangan seputar penyelesaian kasus Bank Century. Pandangan yang diberikan Agus seputar penyelamatan dana-dana nasabah Bank Century.
"Saya sampaikan dana di atas Rp 2 miliar dikumpulin saja, suruh yang tanggung jawab Robert Tantular. Nanti akan jelas apakah deposan-deposan di atas Rp 2 miliar terkait dengan Robert. Saya ungkapkan kalau kita ketemu ternyata ada gadis jujur, maksudnya gadis jujur adalah deposan yang ternyata tidak terkait dengan pemegang saham Bank Century yang lama atau Robert Tantular," paparnya.
(dnl/qom)











































