Misteri 'Gadis Jujur' yang Harus Dibayar Pemerintah

Kasus Bank Century

Misteri 'Gadis Jujur' yang Harus Dibayar Pemerintah

- detikFinance
Senin, 14 Des 2009 17:22 WIB
Misteri Gadis Jujur yang Harus Dibayar Pemerintah
Jakarta - Nama 'Gadis Jujur' muncul dalam rekaman rapat Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) pada 20-21 November 2008 yang memutuskan penyelamatan Bank Century. Dalam transkripan rekaman tersebut, dikatakan bahwa pemerintah akan membayar si "gadis jujur". Siapa sebenarnya "Gadis Jujur" tersebut?

Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo mengungkapkan, gadis jujur yang dimaksud adalah para deposan besar Bank Century yang sama sekali tidak terkait dengan para pemegang saham Bank Century seperti Robert Tantular.

"Saya ungkapkan kalau waktu kita ketemu ternyata ada gadis jujur. Maksudnya, gadis jujur adalah deposan yang ternyata tidak terkait dengan pemegang saham Bank Century yang lama atau Robert Tantular, itu dipertimbangkan untuk kita membayar itu," jelas Agus di Departemen Keuangan, Senin (14/12/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus sendiri hadir pada rapat itu tidak tahu posisinya sebagai apa. Yang jelas, ungkap Agus, ia datang sebagai narasumber mengingat posisinya ketika itu selain Dirut Bank Mandiri adalah juga ketua Ikatan Bankir Indonesia (IBI) dan juga Ketua Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara).

"Saya konteksnya diundang atau apa saya tidak begitu ingat, mungkin dipanggil sebagai narsum, karena saya ketua himbara atau ketua umum bankir utama atau sebagai Dirut bank besar di Indonesia. Saya dipanggil 20-21 November 2008," jelas Agus.

Mengenai kehadiran Robert Tantular dalam rapat itu, Agus menyangkalnya. Dia sendiri baru tahu ada Robert Tantular di Gedung Departemen Keuangan sepajang mereka rapat.

"Saya sepanjang malam sampai pagi pulang, saya ga lihat Robert Tantular di ruangan itu. Kalau dikatakan Robert ada di lingkungan Departemen Keuangan, itu mungkin prosedur yang ada atau atas salah satu undangan instansi. Pada saat bank bermasalah direksi dan komisarisnya diminta stand by gitu," ungkap Agus.

Agus juga menyatakan kesiapan dirinya  dipanggil pansus untuk memberikan keterangan mengenai kasus Bank Century ini agar masalah tersebut bisa cepat selesai dan tidak ada pencemaran nama baik siapapun.

"Saya lebih dari mau. Saya rasa semua masyarakat perbankan siap untuk jadi narasumber. Itu kan sesuatu yang baik. Saya ngga mau ada orang baik terus nanti menjadi susah, karena pemberitaan yang tidak baik," harap Agus.

Berikut kronologi rekaman yang dibeberkan dalam jumpa pers Sri Mulyani di Depkeu, Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (13/12/2009) kemarin:

Marsilam Simanjuntak (Ketua UKP3R): Pasal 37 itu nggak mempersoalkan dampak sistemik, atau tidak dampak sistemik itu pokoknya ada kesulitan pembayaran, ada segala macam.

Siti Fadjrijah (Deputi Gubernur BI Bidang Pengawasan Perbankan): Karena kita menyatakan itu sistemik bawalah ke KSSK.

Agus Martowardjojo: Tapi saya rasa ya, yang dananya besar ada special deal mungkin dia kuasai pemilik. Jadi kalau seandainya yang 2 M mau diselamatkan diselamatkan. Yang di atas 2 M dimasukin ke ruangan minta jumlah itu untuk ditanggung sama Robert Tantular. Nanti Robert Tantular pasti nyanyi bahwa nggak yang ini sebetulnya pemilik, ini sebetulnya pemilik nanti mungkin  bisa diatasi, mungkin ya? Tapi betul-betul harus bisa keras dan proses hukumnya juga harus cepat gitu, karena pilihannya nggak banyak dan ..ee tetapi ada yang betul-betul gadis jujur kita berani bayarin juga dia gitu, karena dia memang nggak sengaja gitu.

Sri Mulyani (Menteri Keuangan): Ya udah rapat tertutup  sekarang kita......ya Robert....

Marsilam Simanjuntak: Saya kira Ibu rapat tertutup saja, dengan catatan bahwa kesimpulan ini..apalagi pasalnya adalah keadaan krisis yang kita hadapi sekarang..... Nah inilah setiap problem bank yang terangkat....supaya  siap-siap aja, saya kira itu. Kalau nggak gitu kita gak usah keluar dari....

Sri Mulyani: Sebenarnya rapat tertutup ada di kamar itu.

Marsilam Simanjuntak: Iya, kalau gitu kita nggak usah keluar ya, yang mau rapat tertutup yang pindah......hanya 4-5 orang kan, bisa nggak? (nia/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads