Mereka menyatakan sikap dengan melakukan orasi di lobi gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (16/12/2009). Sekitar 50-an orang profesional itu berorasi menggunakan pengeras suara, namun tidak disertai spanduk-spanduk layaknya aksi demo lainya. Aksi tersebut hanya berlangsung sekitar 15 menit.
Orasi yang diwakilkan oleh Ketua Komisi Nasional Good Corporate Governance (GCG) Mas Ahmad Daniri itu menyatakan kasus Bank Century telah didorong ke arah yang tidak proporsional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mendukung kebijakan dan tindakan pemerintah melakukan bailout Bank Century pada November 2008. Demi menyelamatkan sistem perbankan dan dalam upaya mempertahankan stabilitas sektor keuangan dan kondisi ekonomi nasional," ujar mantan Dirut BEI ini.
Di tempat yang sama Pengamat Ekonomi Christianto Wibisono menyatakan tindakan pada 21 November 2008 dalam menyelamatkan sistem perbankan Indonesia merupakan hal yang benar. Pasalnya ada Rp 600 triliun dana masyarakat yang tidak terjamin, sehingga bisa ada krisis kalau tidak diselamatkan.
"SBY-JK pun bisa lengser kalau tidak diselamatkan," tandasnya.
Sementara Pengamat Ekonomi Faisal Basri mengatakan masyarakat harus dan mengerti siapa yang menjadi musuh dan siapa yang menjadi kawan.
Dia menyatakan yang harus ditindak adalah orang-orang yang tidak membayar pajak secara benar. "Penunggak pajak triliunan sangat banyak, pasokan listrik ke PLN berkurang, pihak-pihak itu tidak sepantasnya jadi pahlawan di negeri ini," tegasnya. (dnl/qom)











































