Hatta Rajasa Dinilai Tidak Tegas Tangani Kasus Century

Hatta Rajasa Dinilai Tidak Tegas Tangani Kasus Century

- detikFinance
Rabu, 16 Des 2009 15:47 WIB
Hatta Rajasa Dinilai Tidak Tegas Tangani Kasus Century
Jakarta - Pengamat ekonomi Faisal Basri menilai, Menteri Koordinator Perekonomian (Menko) Hatta Rajasa sangat tidak tegas dalam kasus Century. Hatta sebagai komandan ekonomi, tidak dapat memberi dukungan secara nyata atas dikaitkannya Menteri Keuangan Sri Mulyani pada bailout Bank Century (Bank Mutiara) Rp 6,4 triliun.

"Saya sebagai kawan, meminta Hatta Rajasa untuk tunjukkan integritas dan mendukung bangsa. Bukan kalangan-kalangan tertentu," kata Faisal seusai penyataan sikap kaum profesional terkait kasus Bank Century di lobi gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) SCBD Jakarta Rabu (16/12/2009).

Menurut Faisal, Hatta seharusnya bisa tegas dengan melindungi tim ekonomi yang ada di Kabinet Indonesia Bersatu II. Penanganan atas Century sudah benar, dan jangan didramatisir hingga sedemikian rupa dan menjadi tidak proporsional lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita bukan tidak mendukung angket, namun harus tegas. Perampok harus ditindak. Dan Hatta Rajasa harus berikan dukungan kepada timnya. Jangan minta damai-damai. Saya tidak pernah dengar Hatta sebagai Menko melindungi anak buahnya," ujarnya.

Ini juga berlaku untuk presiden Susilo Bambang Sudoyono (SBY). Jika Presiden sudah percaya akan menteri yang dipilih, harusnya perlindungan juga harus diberikan.

Momentum ini, lanjut Faisal, seharusnya bisa dijadikan peristiwa penting untuk mengembalikan ekonomi Indonesia di jalur yang semestinya. Recovery Indonesia tergolong lambat dibandingkan negara lain karena terlalu sibuk mendramatisir kasus Century. Ekonomi Singapura dan India dapat pulih dan pertumbuhannya berlipat-lipat. Sedangkan Indonesia hanya bergerak dari 4% ke 4,2%.

"Untuk arungi tahun 2010, ini bisa jadi awal membawa ekonomi on track, dan tumbuh lebih pesat. Tahun depan harusnya bisa 5,9% - 6%," imbuhnya.

(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads