Chatib Basri: Kalau Pemerintah Neolib, Century Tak Akan Diselamatkan

Chatib Basri: Kalau Pemerintah Neolib, Century Tak Akan Diselamatkan

- detikFinance
Rabu, 16 Des 2009 17:07 WIB
Chatib Basri: Kalau Pemerintah Neolib, Century Tak Akan Diselamatkan
Jakarta - Banyak pihak berpendapat pemerintah saat ini menganut paham neoliberal. Namun hal ini dibantah oleh Staf Khusus Menteri Keuangan Chatib Basri, menurutnya jika pemerintah menganut neolib maka Bank Century tidak akan diselamatkan.

"Kalau berpikir cara neolib Bank Century dibiarkan saja. Mau mampus, mampus saja," jelasnya saat ditemui di kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (16/12/2009).

Chatib Basri mengatakan, jika pemerintah tidak menyelamatkan Bank Century, maka dana-dana nasabah banyak yang hilang dan ini akan menimbulkan dorongan nasabah besar untuk mengalihkan dananya ke perbankan di negara tetangga seperti Malaysia atau Singapura yang menerapkan sistem penjaminan penuh (blankeet guarantee ).

"Jika itu terjadi, maka dana akan kabur, dan rupiah tertekan. Jadi ini bukan soal Sri Mulyani dan Boediono, tapi soal in berimplikasi pada perekonomian kita yang dalam risiko saat itu. Kita berisiko besar skali terhadap permainan politik ini dan secara tidak sadar membawa negara kita ke arah risiko yang sangat besar tadi," ujarnya.

Chatib mengatakan, maraknya pemberitaan kasus Bank Century mulai membuat para investor asing khususnya sektor finansial merasa khawatir. Mereka mulai bertanya sejauh mana keseriusan pemerintah menyelesaikan kasus yang menyeret nama Boediono dan Srimulyani tersebut.

"Sekarang belum mulai keliatan tapi yang jadi masalah sudah mulai banyak investor asing yang tanya sejauh mana keseriusan kasus ini. Sektor finansial yang banyak bertanya, kalau ritel tidak terlalu," ujarnya.

Menurut Chatib, jika pemerintah tidak melakukan tindakan yang berani, maka tidak ada usaha pemerintah untuk menyelamatkan sektor keuangan. (dnl/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads