Pertumbuhan Kredit Nasional Capai 8% di Akhir November

Pertumbuhan Kredit Nasional Capai 8% di Akhir November

- detikFinance
Kamis, 17 Des 2009 09:21 WIB
Pertumbuhan Kredit Nasional Capai 8% di Akhir November
Jakarta - Pertumbuhan kredit perbankan nasional tercatat sebesar 8 persen di akhir bulan November tahun 2009. Sampai akhir tahun 2009, Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan kredit ini tidak akan banyak berubah, yakni diposisi 8-9 persen (yoy).

Demikian dikatakan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D Hadad, ketika ditemu disela acara Anugrah Kontes Suara Konsumen Edukasi Perbankan di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Rabu malam (16/12/2009).

"Kredit saat ini posisinya 8 persen (yoy), di akhir November. Sampai akhir tahun nanti memang perkiraan kita tidak akan banyak berubah yakni diposisi 8-9 persen," ujar Muliaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, target kredit di tahun 2010 diperkirakan sebesar 15-20 persen. Menurut Muliaman, hal itu memang sedikit konservatif, karena belum pulihnya ekonomi di tingkat global.

"Sektor yang akan berpeluang di tahun depan yakni infrastruktur, pertambangan dan pertanian," tuturnya.

Muliaman mengharapkan, tahun depan pertumbuhan kredit bisa ditopang sektor industri yang tahun ini turun drastis. Muliaman menambahkan, untuk menopang kredit tumbuh besar di tahun 2010 bank sentral akan lebih banyak memfasilitasi hubungan antara debitur dengan kreditur.
Muliaman berpendapat, lambatnya penyaluran kredit saat ini bukan berasal dari perbankan, melainkan rendahnya permintaan. "Memang tidak ada demand. Hal ini sangat terkait karena krisis global di akhir tahun lalu," jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, BI mempunyai keinginan untuk mendorong LDR (Loan To Deposit Ratio). Saat ini, BI masih menggodok beberapa langkah untuk mencapai hal tersebut.

(dru/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads