"Kami akan tanyakan kepada Bank Century nama ini siapa, kerjanya dimana, posisinya sebagai apa. Setelah diselidiki, nanti disampaikan langsung kepada Pansus. Rencananya akan bisa diberikan dalam 2 minggu lagi," kata Kepala PPATK Yunus Husein usai rapat dengar pendapat (RDP) dengan Pansus BC di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/12/2009).
Yunus menambahkan, verifikasi itu diperlukan karena terdapat kemiripan nama-nama pengurus partai politik atau erat hubungannya dengan partai politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam RDP dengan Pansus DPR tersebut, Yunus telah menyerahkan sekitar 41 data nasabah besar, yang terdiri dari 21 nasabah perorangan dan 20 nasabah perusahaan atau korporasi. Data itu diserahkan dalam amplop tertutup dan akan dibahas secara internal oleh Pansus, karena PPATK tidak bisa mempublikasikan data-data tersebut sesuai dengan UU MA.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pansus Angket Century Idrus Marhan mengharapkan, PPATK bisa memberikan nama-nama deposan Bank Century ke DPR dengan lengkap dan jelas. Kejelasan menjadi faktor yang sangat penting dalam pemeriksaan yang sedang dilakukan Pansus.
"Itu penting bagi pansus untuk melihat nama-nama deposan besar karena nanti akan kelihatan siapa saja yang menarik dananya. Apakah ada kepentingan tersendiri, kepentingan politik atau kepentingan lain," tegasnya.
(ang/dnl)











































