Â
"Jadi bailout dilakukan bukan untuk dana BUMN. Kita sama sekali tidak lihat ada uang BUMN disitu. KSSK baru tahu setelah penyelamatan," katanya di sela diskusi publik: Membedah Bailout Bank Century di Hotel Nikko, Jalan Thamrin, Jakarta, Senin (21/12/2009).
Â
Ia juga mengaku tidak mengetahui alasan sejumlah perusahaan plat merah itu menyimpan dana di bank publik tersebut.
Â
"Kalau untuk alasannya, tanya kepada masing-masing BUMN," tambahnya.
Â
Raden bersikukuh, keputusan penyelamatan bank yang sekarang bernama Mutiara itu murni untuk mencegah kondisi sistemik di perbankan nasional pada masa krisis.
Seperti diketahui, sejumlah BUMN diketahui pernah menyimpan dana di Bank Century seperti Telkom, PTPN dan Asabri. Sebanyak 20 BUMN lainnya telah menarik dananya di Bank Century dengan nilai lebih dari Rp 272 miliar selama periode Oktober hingga Desember 2008.
Rincian BUMN yang menarik dananya di bank yang kini telah berganti nama menjadi Bank Mutiara tersebut adalah:
- Rp 0 s/d Rp 100 juta = 4 BUMN senilai Rp 50 juta
- Rp 100 juta s/d Rp 1 miliar = 3 BUMN senilai Rp 765 juta
- Rp 1 miliar s/d 2 miliar = 1 BUMN senilai Rp 1,7 miliar
- Rp 2 miliar ke atas = 12 BUMN senilai Rp 270 miliar.
(ang/qom)











































