Boediono: Bank Century Dalam Sejarahnya Bank Lemah

Boediono: Bank Century Dalam Sejarahnya Bank Lemah

- detikFinance
Selasa, 22 Des 2009 11:35 WIB
Boediono: Bank Century Dalam Sejarahnya Bank Lemah
Jakarta - Wakil Presiden Boediono mengakui Bank Century merupakan bank yang lemah dalam sejarahnya. Karena pengurusan manajemen yang tidak baik, sehingga di tengah krisis, bank ini dengan mudah jatuh.

Bank Century merupakan hasil merger 3 bank bermasalah yaitu Bank CIC, Bank Danpac, dan Bank Pikko."Bank ini lemah dalam sejarah, memang masih bisa jalan kalau normal, tapi saat itu krisis dan likuiditas ketat," ujarnya dalam rapat dengan Pansus Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/12/2009).

Karena itu, lanjut Boediono, jatuhnya Bank Century adalah karena 2 hal yaitu mismanagement dan krisis ekonomi global yang terjadi saat itu.

"Sekarang juga terungkap adanya kasus-kasus hukum di Century. Jadi Century ini karena ada mismanagement dan juga krisis ekonomi global yang terjadi," ujarnya.

Boediono mengatakan, penyelamatan Bank Century pada November 2008 lalu dilakukan karena kondisi perekonomian yang sangat mengkhawatirkan. Dalam situasi krisis seperti itu, bank yang kecil harus diselamatkan karena bisa memicu 'kebakaran besar'.

Boediono juga meyakini, seandainya mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah berada pada situasi tersebut, maka pasti akan mengambil langkah yang sama. Pernyataan tersebut ditegaskan menanggapi pernyataan Burhanuddin bahwa Bank Century tidak sistemik.
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads