Miranda: Bank IFI Ditutup Bukan Karena Milik Pribumi

Miranda: Bank IFI Ditutup Bukan Karena Milik Pribumi

- detikFinance
Selasa, 22 Des 2009 16:52 WIB
Miranda: Bank IFI Ditutup Bukan Karena Milik Pribumi
Jakarta - Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Miranda S. Goeltom membantah pernyataan anggota DPR yang menyatakan BI menutup Bank IFI karena bank tersebut milik pribumi dalam hal ini Bambang Rachmadi. Sedangkan Bank Century diselamatkan karena dimiliki oleh pihak asing dan banyak memiliki hubungan dengan pihak luar.

"Alasannya bukan karena Bank IFI milik pribumi. Tapi memang kondisi antara Bank IFI dengan Bank Century berbeda sama sekali," ujar Miranda dalam rapat dengan Pansus Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/12/2009).

Miranda mengatakan, setidaknya ada 2 perbedaan antara kondisi saat Bank IFI dilikuidiasi dengan Bank Century yang akhirnya diputuskan untuk diselamatkan. Yaitu kondisi makro yang berbeda sama sekali, dan jumlah Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dimiliki Bank IFI jauh lebih rendah dari Bank Century.

"Bank IFI itu kondisi Dana Pihak Ketiganya sangat rendah sekali, dan bank ini juga sudah mengalami downsize dan akhirnya karena kesulitan, BI menyatakan bank ini sebagai bank gagal. Selain itu, pada saat Bank IFI ditutup, kondisi makronya sudah lebih baik," ujarnya. (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads