"Jika mereka menarik dananya maka bank (Century) bisa kolaps. Jadi jika dana Jamsostek, Telkom, Wika, ASABRI, dan PTPN ditarik, maka bisa kolaps," ujarnya dalam rapat dengan Pansus Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/12/2009).
Miranda mengatakan, setelah Bank Century mendapatkan bantuan FPJP (Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek) dari BI sebesar Rp 689 miliar pada 13 November 2008, maka BI langsung melihat struktur Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Century.
"Karena penjaminan hanya Rp 2 miliar. Kalau mereka (BUMN) semua sudah dengar bakal ditutup, mereka akan mempercepat untuk menarik dananya. Memang itu dilakukan cek, kita ingin melihat dana-dana siapa saja di Bank Century dalam struktur DPK-nya," tuturnya.
Karena itu, pada saat rapat Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK), Menneg BUMN diajak untuk mengikuti rapat tersebut agar bisa mengimbau BUMN untuk tidak menarik dananya dahulu dari Bank Century.
(dnl/qom)











































