Sebelumnya terdapat 30% dari total dana pokok yang menolak skema pembayaran dari pihak manajemen dimana dana pokok akan dibayarkan secara bertahap yakni 25% (2010), 25% (2011) dan 50% (2012).
Demikian dikatakan oleh Direktur Utama Bakrie Life, Timoer Sutanto kepada detikFinance di Jakarta, Senin (28/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, sisanya lagi yakni sejumlah 20% dari total dana pokok masih belum sempat ditemui karena sudah memasuki libur Natal dan Tahun baru.
Timoer mengatakan, nasabah yang belum sempat ditemui tersebut akan dilakukan pendekatan lagi dengan sosialisasi skema pembayaran yang akan dilakukan pada awal tahun 2010.
"Tapi untuk bunga, kami bayar seluruhnya termasuk yang belum setuju dengan rate seragam yakni 9.5%," tuturnya.
Timoer mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus berusaha sehingga para nasabah yang belum setuju dapat mengerti keadaan perusahaan.
"Karena tidak akan ada skema lain, harus seragam," ungkapnya.
Seperti diketahui, Bakrie Life mengalami gagal bayar kepada sejumlah nasabah produk investasi berbasis asuransi dengan nama Diamond Investa. Total kerugian yang harus ditanggung manajemen sebesar Rp 360 miliar.
(dru/qom)











































