ASEAN+3 Kembali Siapkan Swap Mata Uang US$ 120 Miliar

ASEAN+3 Kembali Siapkan Swap Mata Uang US$ 120 Miliar

- detikFinance
Senin, 28 Des 2009 16:25 WIB
ASEAN+3 Kembali Siapkan Swap Mata Uang US$ 120 Miliar
Seoul - Negara-negara ASEAN plus Jepang, China dan Korea Selatan atau biasa disebut ASEAN+3 kembali mempersiapkan swap mata uang baru senilai US$ 120 miliar pada 24 Maret 2010. Kesepakatan baru ini ditujukan untuk menjaga kecukupan likuiditas di tengah krisis finansial yang belum usai.

Kesepakatan baru ini merupakan perbaikan dari Chiang Mai Initiative atau Prakarsa Chiang Mai pada tahun 2000 yang diteken 5 negara ASEAN yakni Thailand, Malaysia, Indonesia, Singapura dan Filipina ditambah Jepang, China dan Korsel.

Dalam perjalananya, 5 negara ASEAN lain yakni Vietnam, Kamboja, Laos, Brunei dan Myanmar juga dapat menggunakan bagian dari dana swap tersebut jika menghadapi kesulitan likuiditas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan adanya kesepakatan tersebut, negara-negara ASEAN+3 berharap bisa mengatasi spekulasi mata uang asing dan bisa saling meminjam mata uang asing dari negara yang tergabung dalam grup tersebut.

"Kesepakatan ini dirancang untuk mengatasi neraca keseimbangan dan kesulitan likuiditas jangka pendek di kawasan sekaligus tambahan untuk rencana finansial internasional yang sudah ada," demikian Departemen Keuangan Korea Selatan, seperti dikutip dari AFP, Senin (28/12/2009).

Menurut Depkeu Korsel, jumlah swap mata uang juga meningkat dari semula US$ 78 miliar menjadi US$ 120 miliar. Japang dan China, termasuk Hong Kong masing-masing akan memberikan kontribusi US$ 38,4 miliar. Sementara Korsel akan memberikan kontribusi US$ 19,2 miliar atau 16%. Sisanya US$ 24 miliar akan ditanggung oleh negara-negara ASEAN.
(qom/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads