"Saya tidak tahu apakah ada SAT (Sabar Anton Tarihoran) melakukan manipulasi merger. Dari data keputusan rapat merger pada 27 November 2001, Anwar Nasution (Mantan Deputi Gubernur Senior) mengambil inisiatif akan menindaklanjuti rapat pada tanggal 14 Desember 2001," ujarnya.
"Dari data yang ada, karena setiap rapat SAT membuat catatan dan dibagikan ke seluruh Deputi Gubernur dalam rapat.
Surat yang katanya heboh itu, hanya laporan rapat sebelumnya yang diketahui seluruh Deputi Gubernur dan itu semua jelas. Kalau ada kesalahan atau manipulasi saya kira tidak karena prosesnya transparan," tandasnya.
Aulia menegaskan, para pejabat BI saat itu bekerja dengan sangat profesional dan tidak mempunyai kepentingan sendiri-sendiri dalam menentukan keputusan merger 3 bank yang melahirkan Bank Century.
(dnl/dnl)











































