BI Awasi Century Seperti Main Layangan

BI Awasi Century Seperti Main Layangan

- detikFinance
Rabu, 06 Jan 2010 12:34 WIB
BI Awasi Century Seperti Main Layangan
Jakarta - Mantan Direktur Pengawasan Bank I Bank Indonesia (BI) Rusli Simanjuntak mengatakan pasca dilahirkan, BI mengawasi Bank Century seperti bermain layangan.

"Kita mengawasi Bank Century seperti bermain layangan, kalau ditarik terus bisa putus," ujarnya dalam rapat dengan Pansus Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/1/2010).

Rusli mengatakan, Century yang merupakan hasil merger 3 bank yaitu Bank Pikko, Bank CIC, dan Bank Danpac pernah mengalami rasio kecukupan modal (CAR) negatif 132,5%. "CAR Century pernah negatif 132,5% bukan karena neraca," jelasnya.

Dikatakan Rusli, dirinya mengenal mantan pemegang saham asing Bank Century yaitu Rafat Ali Rizvi pada Oktober 2005. Dan Rusli jugala yang mengusulkan agar pemegang saham pengendali Bank Century diganti karena Rafat tidak lulus fit and proper test dan digantikan oleh Hesham Al-Warraq.

"Jadi dari Chinkara menjadi First Gulf Asia Holding. Sebagai pengawas setiap perubahan pemegang saham pengendali harus lewat mekanisme fit and proper lagi," tutupnya.
(dnl/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads