Awal 2010, BI Rate Ditahan di 6,5%

Awal 2010, BI Rate Ditahan di 6,5%

- detikFinance
Rabu, 06 Jan 2010 13:04 WIB
Awal 2010, BI Rate Ditahan di 6,5%
Jakarta - Bank Indonesia (BI) kembali memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di level 6,5%, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dan inflasi ke depan.

Demikian disampaikan Pjs Gubernur BI Darmin Nasution dalam jumpa pers di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Rabu (6/1/2010).

"Rapat Dewan Gubernur BI pada awal 2010 memutuskan mempertahankan BI Rate di 6,5%. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan beberapa bulan yang lalu tetap konsisten. Level itu masih sangat rasional dan masuk akal, dengan tingkat inflasi ke depan," tuturnya.

Darmin mengatakan risiko inflasi belum akan timbul pada semester I-2010, sehingga tingkat BI rate saat ini masih kondusif dalam menjaga stabilitas keuangan dan mendorong intermediasi perbankan.

"Perbaikan kondisi ekonomi terus berlanjut, BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2009 mencapai 4,3% walaupun dampak krisis ekonomi global belum selesai. Perbankan juga bertahan dalam gejolak eksternal karena kebijakan yang diambil," katanya.

Darmin mengatakan, Daya tahan perekonomian domestik masih cukup kuat dibarengi penurunan tekanan inflasi. Inflasi 2009 tercatat sebesar 2,78%, di bawah sasaran inflasi Bank Indonesia sebesar 4,5% plus minus 1%.

Rendahnya inflasi di tahun 2009 sejalan dengan moderatnya pertumbuhan ekonomi, menguatnya nilai tukar rupiah, menurunnya harga-harga komoditas dunia, dan penurunan harga BBM dalam negeri.

Perkembangan positif pada laju inflasi dan nilai tukar rupiah sejauh ini mampu menjaga ekspektasi pelaku ekonomi tentang stabilitas ekonomi makro, sekaligus menurunkan risiko dan memberikan kepastian bagi pelaku ekonomi baik di sektor riil maupun di sektor keuangan.Ke depan, seiring dengan pemulihan ekonomi, laju inflasi 2010 sedikit meningkat namun masih pada kisaran sebesar 5% plus minus 1%. (dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads