"Kita lihat itu bisa dicapai, tentunya tidak akan tahun ini, tapi US$ 100 miliar itu adalah sesuatu yang feasible dicapai oleh Indonesia dalam beberapa tahun ke depan," kata Deputi Gubernur Senior BI Darmin Nasution dalam konferensi pers di kantornya, Jalan M Thamrin, Jakarta, Rabu (6/1/2010).
Ia mengatakan, dengan cadangan devisa yang sangat besar tersebut, pemerintah memiliki kemampuan yang besar untuk melakukan intervensi jika ada perkembangan di luar perkiraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, BI telah mempertimbangkan biaya yang diperlukan untuk mencapai cadangan devisa tersebut. Ia menambahkan, dari tahun ke tahun cadangan devisa Indonesia memang meningkat secara perlahan.
Hingga akhir 2009, cadangan devisa Indonesia berada di posisi US$ 66,1 miliar. Sementara hingga penghujung tahun 2010, diperkirakan bisa mencapai 76 miliar atau setara dengan 6,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
"Tahun ini memang naik sedikit, tapi tetap meningkat," ujarnya.
(ang/dro)











































