Hal ini disampaikannya dalam sambutan pada acara serah terima jabatan Direktur Eksekutif LPEI di Gedung Departemen Keuangan, Jalan Wahidin, Jakarta, Rabu(6/1/2010).
Sri Mulyani mengharapkan bunga kredit dari LPEI bisa lebih rendah dibandingkan perbankan umum untuk meringankan beban eksportir.
"Misalnya LPEI 9 persen dan perbankan 12 persen," ujarnya.
Sri Mulyani juga berharap LPEI bisa lebih menggiatkan ekspansi kredit dibandingkan bank umum. LPEI diharapkan akan membantu eksportir, terutama dalam menghadapi penerapan Free Trade Agreement (FTA) China-ASEAN.
"Tantangan kita, soal FTA China-ASEAN, kita harap keberadaan LPEI menjadi salah satu elemen untuk menaikkan daya saing dari eksportir kita. Selain itu, untuk memperbaiki dalam mengimbangi penetrasi kepada negara ASEAN dan Cina," jelasnya.
(nia/dnl)











































