Duit Boedi Sampoerna US$ 78 Juta Dipecah Pakai Nama Pegawai Century

Duit Boedi Sampoerna US$ 78 Juta Dipecah Pakai Nama Pegawai Century

- detikFinance
Senin, 11 Jan 2010 16:36 WIB
Duit Boedi Sampoerna US$ 78 Juta Dipecah Pakai Nama Pegawai Century
Jakarta - Mantan pemegang saham Bank Century Robert Tantular mengakui, Boedi Sampoerna bersama Rudi Soraya mengajukan pemecahan rekeningnya sebesar US$ 78 juta ke dalam deposito masing-masing Rp 2 miliar. Rekening deposito tersebut menggunakan nama-nama dari pegawai Boedi Sampoerna dan pegawai Bank Century pusat.

"Saya ketemu Boedi Sampoerna di Surabaya, sama Rudi Soraya. Di situ sudah dibicarakan usulan pemecahan rekening sudah disetujui. Rudi Soraya mengajukan usulan kepada saya. Ada 2 usulan, pertama saya mau beli aset-aset Bank Century, kedua deposito dipecah2 jadi Rp 2 miliar. Itu idenya Rudi Soraya, akhirnya dipecah-pecah," tutur Robert dalam Rapat Pansus Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/1/2010).

Dana sebesar US$ 78 juta itu dikatakan Robert dipecah menjadi 249 rekening yang masing-masing jumlahnya Rp 2 miliar.

"Sebagian besar menggunakan nama karyawan Bank Century dari kantor pusat, sebagian lagi menggunakan nama pegawai Boedi Sampoerna. Pemecahan rekening tersebut jadi hak pemegang deposito, jadi kalau mau kasih nama A, B, dan C itu haknya BS," jelasnya.

Pemecahan rekening deposito ini merupakan rencana pemindahbukuan uang Boedi Sampoerna di Century cabang Surabaya kepada Bank Century Jakarta. "Ini semua sudah berdasarkan izin Boedi Sampoerna sebagai pemegang dana," ujar Robert.

Namun yang menjadi permasalahan, selain dana US$ 78 juta tersebut, Robert mengatakan dirinya meminjam sebesar US$ 18 juta untuk kebutuhan Bank Century atas seizin Boedi Sampoerna. Pihak Boedi Sampoerna mengaku tidak pernah memberikan izin kepada Robert untuk menggunakan dana tersebut sebagai pinjaman. (dnl/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads