Menurut Direktur Utama BNI Gatot Suwondo, target kredit KUR tersebut akan dikejar melalui penyaluran lewat koperasi dan BPR juga semua cabang BNI yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Target kita tahun 2010 bisa menyalurkan KUR sebanyak Rp 1 triliun," katanya di Kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (12/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, tingkat non performing loan (NPL) atau kredit macet KUR perseroan di akhir 2009 meningkat menjadi 3,68 persen atau setara Rp 32,07 miliar. Padahal, tahun sebelumnya NPL KUR BNI hanya 0,72 persen atau sekitar Rp 7,26 miliar.
Dengan begitu, terjadi penurunan koletibilitas dari 99,28 persen menjadi 96,32 persen. KUR tersebut disalurkan bank BUMN itu kepada sekitar 12.000 nasabah.
"NPL meningkat karena terjadi penyalahgunaan kredit dan piutang yang tidak tertagih serta usaha debitur yang menurun sehingga terjadi penutupan," imbuhnya.
(ang/dro)











































