Bank Kecil yang Ingin Merger Sebaiknya Diberi Insentif

Bank Kecil yang Ingin Merger Sebaiknya Diberi Insentif

- detikFinance
Kamis, 15 Apr 2004 17:41 WIB
Jakarta - Direktur Utama Bank BNI Sigit Pramono mengusulkan untuk bank-bank kecil dengan modal pas-pasan dan ingin melakukan konsolidasi melalui merger, sebaiknya diberi sejumlah insentif, baik oleh Bank Indonesia (BI) maupun Departemen Keuangan (Depkeu). Pasalnya, dikhawatirkan kalau merger hanya bersifat imbauan, maka nantinya bisa tidak sesuai dengan Arsitektur Perbankan Indonesia (API) yang telah disusun BI."Merger itu tidak mudah, perlu proses. Sebaiknya ada kemudahan-kemudahan yang bisa dikeluarkan BI, misalnya diberi kelonggaran untuk rasio-rasio tertentu dan yang lain adalah insentif fiskal misalnya perpajakan," kata Sigit dalam diskusi di Wisma Metropolitan II, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (15/4/2004).Meskipun ada penutupan dua bank yakni Bank Dagang Bali dan Bank Asiatic, dalam pandangan Sigit, tidak perlu ada kekhawatiran terhadap dunia perbankan. Menurutnya, dengan penutupan itu justru menjadi pelajaran yang berharga bagi pemilik, pemegang saham pengendali dan pengelola bank untuk lebih berhati-hati dalam mengelola banknya. "Ini akan jadi pertimbangan bagi bank yang modalnya mepet untuk konsolidasi dengan merger atau yang lain,"Sigit juga menambahkan, pengawasan yang dilakukan BI sudah tepat dan tidak perlu diragukan. Ia pun mengusulkan, ke depan, perlu diterapkan sertifikasi terhadap pelaku perbankan, sebagaimana diberlakukan untuk pelaku pasar modal. (ani/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads