Menurut Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu Rahmat Waluyanto, transaksi ini merupakan penerbitan program Global Medium Term Notes (GMTN) Indonesia yang telah di-upsize pd tgl 5 Januari 2010.
Penawaran ini terdiri atas 1 tranche sebesar US$ 2 miliar untuk jangka waktu 10 tahun yang akan jatuh tempo Maret 2020 dengan yield 6%, harga 99,044%, dan kupon 5,875%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alokasi pembeli surat utang berdasarkan jenis investor adalah Asset Management 69%, Bank 14%, Asuransi 11%, dan investor ritel/individu 6%. Partisipasi investor dalam negeri mencapai 7% dari pemesanan akhir.
Surat utang dalam valas ini mendapatkan peringkat Ba2 (stable) dari Moody's, BB- (positive) dari S&P, dan BB (stable) dari Fitch. Bertindak sebagai Joint Lead Managers dan Joint Bookrunners transaksi ini adalah Barclays Capital, Citi, dan Credit Suisse.
(dnl/qom)











































