Sri Mulyani: Saya Bertanggung Jawab Terhadap Bailout Century Rp 632 Miliar

Sri Mulyani: Saya Bertanggung Jawab Terhadap Bailout Century Rp 632 Miliar

- detikFinance
Rabu, 13 Jan 2010 13:44 WIB
Sri Mulyani: Saya Bertanggung Jawab Terhadap Bailout Century Rp 632 Miliar
Jakarta - Mantan Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang juga Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan dirinya bertanggung jawab penuh atas keputusan penyelamatan Bank Century berdasarkan data awal nilai bailout dari Bank Indonesia (BI) sebesar Rp 632 miliar.

Angka Rp 632 miliar tersebut ditetapkan oleh BI sebagai acuan dana yang harus digelontorkan dalam penanganan Bank Century. Namun ternyata dana yang dibutuhkan melonjak mencapai Rp 6,7 triliun.

"Saya bertanggung jawab mencegah krisis dengan melakukan penyelamatan (Bank Century)," ujar Sri Mulyani menjawab pertanyaan Anggota Pansus Akbar Faishal Dalam rapat Pansus Century di Gedung DPR-RI, Jakarta, Rabu (13/01/2010).

Sebelumnya Akbar menanyakan sampai tanggung jawab seorang Ketua KSSK atas dana bailout yang disuntikan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

"Apakah ibu Sri Mulyani bertanggung jawab terhadap dana yang hanya Rp 632 miliar saja, sesuai dengan data BI, atau Ibu bertanggung jawab sampai penyertaan sebelum
UU JPSK ditolak atau hingga dana membengkak hingga Rp 6,7 triliun?," tanya Akbar.

Sri Mulyani kemudian menjawab dengan berdasarkan data nilai bailout dari BI.

"Saya yang bertanggung jawab menetapkan kebijakan untuk mencegah krisis. Saya mencegah krisis dengan menyelamatkan Bank Century berdasarkan data Rp 632 miliar," tutur Sri Mulyani.

Sri Mulyani juga mengatakan hingga saat ini negara tidak mengalami kerugian sama sekali. "Uang negara tidak digunakan, uang negara di LPS masih ada Rp 4 triliun,"
jelasnya.

Maka sesuai dengan jawaban Sri Mulyani, Akbar mengambil kesimpulan bahwa BI memberikan data-data yang tidak tepat sehingga nilai bailout membengkak menjadi Rp 6,7 triliun serta Ketua KSSK hanya bertanggung jawab sampai dengan dana Rp 632 miliar.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads