"Bu Ani (Sri Mulyani) lapor ke saya keputusan itu berdasarkan data BI, Rp 632 miliar. Tapi nyatanya membengkak, dan dia merasa tertipu dengan angka itu," tegas JK dalam rapat dengan pansus Bank Century di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (14/1/2010).
Curhatan Sri Mulyani itu disampaikan saat keduanya bertemu seusai rapat di kediaman Jusuf Kalla pada akhir September 2009. Ketika itu kasus bailout Bank Century sudah menghangat dan DPR sudah dalam tahap hendak membentuk Pansus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu lebih kecil bila dibandingkan bank ditutup," jelas JK.
Namun nyatanya, dana bailout membengkak hingga hampir 11 kali lipat.
"Makanya ia (Sri Mulyani) merasa tertipu," ujar JK.
JK mengaku tidak melaporkan masalah Sri Mulyani merasa tertipu itu kepada Presiden SBY.
Sri Mulyani dalam rapat dengan Pansus Bank Century memang tidak pernah mengaku tertipu dengan data BI. Sri Mulyani hanya menyatakan dirinya tidak puas dengan data yang diberikan BI.
"Informasi dari BI soal Century tidak memuaskan, karena kurang detilnya. Namun untuk data awal yang menjadi alasan penetapan Century sebagai bank gagal sudah cukup," ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Rabu (13/1/2010).
(qom/dnl)











































