SMS itu, menurut Raden, dikirim kepada Presiden SBY yang salinannya juga dikirim ke Wapres (saat itu) Jusuf Kalla dan Gubernur BI (saat itu) Boediono pada 21 November 2008.
"Ada (datanya) Pak. Print out -nya bisa dicek ke Telkom," kata Raden.
Raden menjawab pertanyaan dari anggota Pansus Angket Bank Century dari Fraksi Partai Demokrat Anas Urbaningrum, dalam rapat pemeriksaan pansus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/1/2010).
Raden juga mengaku mendapat SMS serupa dari Sri Mulyani. "Kebetulan sebagai Sekretaris KSSK juga di-forward -kan," kata Raden yang membenarkan salinan SMS juga dikirimkan kepada JK dan Boediono.
Β
Atas jawaban itu, Anas meminta kepada pansus untuk menghadirkan bukti print out SMS tersebut.
Dalam kesaksiannya, JK membantah mendapat SMS laporan bailout dari Sri Mulyani. Menurut JK, yang saat itu mendapat mandat sebagai kepala pemerintahan, ia baru mendapat laporan dari Sri Mulyani dan Boediono yang datang langsung ke kantornya pada 25 November 2008.
(lrn/dnl)











































