Bonus Bankir Pemicu Krisis

Bonus Bankir Pemicu Krisis

- detikFinance
Jumat, 15 Jan 2010 09:37 WIB
Bonus Bankir Pemicu Krisis
Washington - Pemberian bonus yang besar kepada para bankir memberikan kontribusi terjadinya krisis finansial global. Bonus yang tinggi tersebut memicu para bankir berani mengambil risiko yang besar sehingga terkadang mengabaikan risiko ke depannya.

"Krisis telah menunjukkan sebagian besar sistem kompensasi institusi finansial tidak selayaknya berhubungan dengan manajemen risiko," ujar Sheila Bair, chairman Federal Deposit Insurance Corporation atau Lembaga Penjamin Simpanan AS, seperti dikutip dari AFP, Jumat (15/1/2010).

"Formula kompensasi bisa memicu profit tinggi jangka pendek diartikan sebagai pembayaran bonus tanpa memperhatikan risiko jangka panjang," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Krisis finansial yang bermula dari kasus subprime mortgage di AS pada akhir 2007 akhirnya memicu tsunami krisis finansial global. Hal itu menyebabkan AS dan sebagian negara mengalami resesi terburuknya.

Chairman SEC atau Bapepam AS, Mary Schapiro mengatakan, pelajaran utama yang bisa dipelajari dari krisis adalah ada hubungan langsung antara aturan kompensasi dan pengambilan risiko korporasi.

"Sebaian besar institusi finansial menciptakan sistem kompensasi yang tidak simetris yang membayar karyawannya dalam jumlah sangat besar untuk kesuksesan jangka pendek, meskipun itu kerugian yang signifikan dalam jangka panjang atau kegagalan bagi investor dan pembayar pajak," urainya.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads