Hal tersebut disampaikan mantan Dirjen Pajak Darmin Nasution dalam rapat dengan Pansus Bank Century di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (18/1/2010). Darmin diminta keterangannya sebagai narasumber dalam rapat. Selain sebagai Dirjen Pajak, Darmin ketika itu juga menjabat sebagai Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
"Kita tidak bisa bilang, biar saja rumah maling terbakar. Kita harus matikan agar tidak ikut terbakar," tegas Darmin.
Darmin juga menjelaskan, pada saat rapat 20 November 2008 lalu memang dijelaskan mengenai kondisi makro yang terjadi pemburukan. Kurs rupiah merosot, cadangan devisa turun, hasil stress test perbankan juga sudah menunjukkan pemburukan yang memuncak akibat krisis global.
"Waktu saya coba menangkap apa yang disampaikan pak Boediono, persis itu yang dia maksudkan. Ini tinggal 1 yaitu kepercayaan perbankan, kalau ini bobol, terjadilah krisis. Oleh karena itu, maka posisi yang diajukan BI adalah supaya jangan sampai ada bank yang kolaps, jangan ada bank gagal yang ditutup," urai Darmin. (qom/dnl)











































