BI Belum Wajibkan Kartu Debet Berbasis Chip

BI Belum Wajibkan Kartu Debet Berbasis Chip

- detikFinance
Jumat, 22 Jan 2010 13:37 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) belum akan mewajibkan penggunaan kartu debet berbasis chip kepada industri perbankan nasional, meski akhir-akhir ini aksi pembobolan ATM cukup marak.

"PBI kartu debet belum ada dan kartu debet tidak (diwajibkan menggunakan chip), hanya kartu kredit saja," ujar Pjs Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution ketika ditemui wartawan di Gedung BI, Jalan Budi Kemulyaan, Jakarta, Jumat (22/01/2010).

Implementasi kartu debet berbasis chip, lanjut Darmin tergantung masing-masing bank. Namun BI mengimbau bank-bank agar segera mengganti kartu debetnya dengan berbasis chip karena maraknya pembobolan rekening melalui ATM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita minta agar mereka mempersiapkan, kalau tidak jalan baru kita atur nantinya," tandasnya.

Sementara Direktur Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya akan memasang penutup tombol pada seluruh ATM-nya pada akhir minggu ini. Saat ini 1.000 ATM Bank Mandiri belum ada penutup tombolnya, sementara 4.400 ATM Bank Mandiri  sudah berpenutup tombol.

"Kita 100% anti Skimming. Akhir minggu ini sudah tertutup semua. Yang baru (ATM), tentu belum. Tapi kita pastikan akan ada. Biayanya sekitar Rp 5.000 - 10.000 per ATM," katanya.

Sementara Direktur Utama BMRI, Agus Martowardojo menambahkan, sampai saat ini Bank Mandiri memang tidak mendapatkan laporan adanya nasabah yang kebobolan lewat ATM. Namun, Agus tetap menghimbau kepada seluruh kantor wilayahnya, untuk mensosialisasikan penggantian password oleh seluruh nasabah.

"70 Kanwil kita instruksikan untuk sosialisasi ini. Kita juga akan terapkan transaksi dengan sistem acak dalam memory system," tuturnya.

Dirinya mengaku, kejadian ini pernah terjadi pada ATM Bank Mandiri. Namun kerugian tidak sampai terjadi, karena pelaku sudah tertangkap sebelum menjalankan aksi.

"Itu pernah di Batam. Kita udah tangkap. Mungkin yang ini bagian dari itu, tapi kan penarikannya dari luar," tambahnya.

(dru/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads