Kadin: Perbankan Harus Selangkah Lebih Maju dari Penjahat

Kadin: Perbankan Harus Selangkah Lebih Maju dari Penjahat

- detikFinance
Jumat, 22 Jan 2010 13:54 WIB
Kadin: Perbankan Harus Selangkah Lebih Maju dari Penjahat
Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendesak kalangan perbankan nasional untuk tidak ragu-ragu meningkatkan sistem teknologi pengamanan, termasuk dalam hal transaksi online seperti ATM. Mengingat sistem online rawan dengan pembobolan.

"Penjahat itu juga manusia, dan berupaya  lebih canggih. Jadi harus di-upgrade terus teknologi dari perbankan. Ini bukan kasus pertama kali, pernah terjadi juga pada sindikat pembobol kartu kredit," kata Wakil Ketua Kadin Bidang Moneter, Fiskal, dan Kebijakan Publik Hariyadi Sukamdani saat berbincang dengan detikFinance , Jumat (22/1/2010).

Ia berpendapat masalah terulangnya kasus pembobolan dalam transaksi online perbankan tidak terlepas dari terlenanya kalangan perbankan dalam mengantisipasi kejahatan transaksi online.

Selain itu juga, sulitnya pengungkapan para pelaku sindikat pembobolan karena biasanya perbankan akan tahu setelah mendapat laporan dari nasabah yang menjadi korban pembobolan.

"Memang saya melihat komunikasi dari mereka (perbankan) sudah cukup baik, koordinasi saling melaporkan pun cukup bagus dan oke," kata Hariyadi.

Dikatakannya saat ini perbankan harus segera melakukan migrasi besar-besaran penggunaan kartu ATM yang berbasis magnet menjadi chip. Ini pun akan memberikan
keuntungan bagi perbankan karena akan lebih dipercaya oleh nasabah.

Hariyadi juga berpendapat masalah pembobolan yang terjadi selama beberapa hari ini bukan karena permainan orang dalam perbankan, melainkan murni terjadi karena
kriminal. Bahkan di negara-negara maju seperti AS, peristiwa semacam ini pernah terjadi.

"Saya melihat ini murni krimimal, bukan karena orang dalam yang bermain, tapi kita lihat perkembangan dari kepolisian," katanya.

(hen/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads