BI: Bank Milik Keluarga Sering Bermasalah

BI: Bank Milik Keluarga Sering Bermasalah

- detikFinance
Sabtu, 23 Jan 2010 13:01 WIB
BI: Bank Milik Keluarga Sering Bermasalah
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengakui bank-bank yang dimiliki oleh perorangan atau keluarga kerap menimbulkan masalah. Karena itu BI akan membuat aturan yang mendorong agar perorangan/keluarga pemilik bank menjual banknya.

Hal ini disampaikan oleh Pjs Gubernur BI Darmin Nasution saat ditemui di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Jumat malam (22/1/2010).

"Kita lebih melihat kepada salah satu fakta sebetulnya bank-bank yang dimiliki perorangan atau keluarga itu sering bermasalah," tegasnya.

Pengalaman ini terlihat dari kasus Bank Century yang sebelumnya merupakan peleburan dari Bank Danpac, Bank Pikko, dan Bank CIC yang dimiliki oleh keluarga dan perorangan. "Bukan hanya century saja sebenarnya. Kalau kamu ikuti sejak Bank Global itu sudah," imbuhnya.

"Jadi, dalam hal seperti itu akan kita akanΒ  perhatikan benar. Kalau perlu ya kita akan enforce (mendorong) supaya mereka memberikan saja kepemilikannya daripada kita menghadapi risiko dia punya bisnis macam-macam kemudian dia mencari berbagai jalan supaya tidak meneruskan," tuturnya.

Selain itu, di tahun ini BI juga berencana untuk memperbaiki ketentuan yang mencakup antara lain mengenai merger, konsolidasi, sumber dana akuisisi bank, persyaratan badan yang dapat mengakuisisi bank, dan persyaratan pengembangan usaha bank.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads