Demikian disampaikan oleh Wakil Komisaris Utama Bank Danamon JB Kristiadi saat ditemui di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (25/1/2010).
"Kita menerima surat pengunduran diri Dirut Sebastian sekitar minggu lalu. Setelah itu kita mengadakan rapat dan sepakat untuk tidak menghalangi keinginan pengunduran diri tersebut karena merupakan hak asasi Sebastian. Sebastian masih akan menjabat sebagai Dirut sampai dengan RUPS yang digelar April mendatang," tuturnya.
Β
Kristiadi mengatakan, Dewan Komisaris Bank Danamon sangat berat hati untuk meneriman pengunduran diri Sebastian yang cukup mendadak ini. Apalagi menurut Kristiadi, Sebastian sukses membawa Bank Danamon mencapai kinerja yang memuaskan.
"Di bawah kepemimpinan Sebastian sejak 2005, penyaluran kredit Danamon naik lebih dari 2 kali lipat seiring pertumbuhan jumlah nasabah dari 2 juta menjadi 5,2 juta," ujarnya.
Menurut Kristiadi, di bawah kepemimpian Sebastian ekspansi bisnis Bank Danamon terus meningkat, terutama ke sektor perkreditan mikro yang sebelumnnya tidak ada di 2004. Sebastian telah memimpin Bank Danamon sejak 2005, jadi masa tugasnya mencapai 5 tahun.
"Adira Finance juga berkembang menjadi perusahaan pembiayaan yang pendapatannya naik 3 kali lipat dan kini mewakili 30% total kredit Danamon," imbuhnya.
Saat ditanya apakah calon penggantinya adalah mantan Dirut BII Henri Ho, Kristiadi mengatakan belum ada keputusan dari Dewan Komisaris.
"Belum ada calon pengganti karena ini dadakan, sebagai bank besar kita mengikuti governance dalam pergantian. Kita punya 90 hari untuk menimbang-nimbang kandidat yang terbaik," katanya.
"Tentunya kita lihat dari berbagai sudut, sudah ada nominasi dari komite, saat ini kita sedang mencari kandidat terbaik, belum bisa diputuskan yang pasti harus yang terbaik. Kriterianya kita sedang eksplorasi nanti ditentukan dengan perkembangan pasar. Kita punya 90 hari eksplorasi pasar," jelasnya.
(dnl/qom)











































