Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Perbanas Sigit Pramono ketika ditemui usai acara Dialog Industri Perbankan Tahun 2010 di Gedung LPPI, Kemang,
Jakarta, Senin (25/01/2010).
"Seharusnya mereka (Pansus) menanyakan pendapat bankir pada saat penyelamatan tersebut dilakukan, karena yang merasakan dampaknya ya para bankir," ujarnya.
Sigit mengatakan, Pansus tidak hanya memanggil ahli-ahli ekonomi sebagai ahli dalam penyelidikan kasus bailout Bank Century.
Sampai saat ini , Pansus Century DPR sudah memanggil Menteri Keuangan Sri Mulyani, Wapres Boediono, Gubernur BI Darmin Nasution, dan mantan-mantan pejabat BI untuk dimintai keterangan. Tapi tidak ada satupun bankir yang dimintai keterangan.
Menurut Sigit, semua bankir jika ditanyakan soal penyelamatan Century, pasti mereka menyetujui bailout yang dilakukan.
"Karena ya memang kami yang merasakan langsung bagaimana mengelola bank sewaktu krisis. Apalagi waktu itu yang terjadi IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) anjlok 50%, kemudian rupiah juga terdepresiasi 30% yang merupakan nilai terendah sejak krisis tahun 1998," papar Sigit.
Selain itu, Sigit menambahkan keadaan situasi cukup rawa karena CDS (credit default swap ) yang naik terus dan diikuti oleh yield (imbal hasil) Surat Utang Negara (SUN) yang turun.
"Hal-hal seperti ini tidak dirasakan langsung oleh orang-orang yang tidak berhubungan dengan operasi perbankan. Dan mungkin mereka semua tidak ada rasa khawatir," jelas Sigit.
"Jika diminta (Pansus) Perbanas siap-siap saja," ujar Sigit.
(dru/dnl)











































