"Track Record kita selama tahun 2009 cukup baik dan berhasil meraih untung. Kita pun optimistis pada tahun 2010 dengan didukung oleh perekonomian yang kondusif. Tahun 2010 mayoritas outlook-nya positif dengan pertumbuhan asuransi jiwa 15% dan asuransi kerugian 10%," ujar CEO Allianz Life Indonesia, Jens Reisch dalam konferensi pers launching Yayasan Allianz Peduli di Hotel Le Meridien, Kuningan, Jakarta, Selasa (26/01/2010).
Ia juga menargetkan pertumbuhan nasabah baru hingga 300.000 di tahun 2010. "Kita menargetkan pertumbuhan nasabah baru di tahun ini sebesar 200.000 sampai 300.000 nasabah," tuturnya.
Hingga kini, lanjut Jens, Allianz Indonesia telah menerbitkan 680.000 polis asuransi mikro. Allianz adalah penyedia jasa asuransi dan keuangan yang memulai bisnisnya di Indonesia pada tahun 1981.
Luncurkan Produk Asuransi Pendidikan
Selain itu, Allianz berencana meluncurkan produk asuransi pendidikan pada bulan Juli 2010. "Kita akan meluncurkan produk baru pada bulan Juli 2010 nanti, produk tersebut adalah produk asuransi pendidikan," ujar Jens.
Jens mengatakan produk ini merupakan produk asuransi pendidikan pertama yang dikeluarkan oleh Allianz. Sebelumnya, lanjut Jens, Allianz telah mempunyai produk asuransi keluarga baik syariah dan konvensional.
Jens juga menambahkan, Allianz pada tahun 2010 akan bekerjasama dengan 4 bank pembangunan daerah (BPD) dalam penyaluran produk asuransi tersebut. "Kita akan menambah 4 bank lagi untuk membantu memasarkan produk asuransi Allianz," jelasnya.
Saat ini Allianz telah bekerjasama dengan 23 bank di Indonesia dalam penyaluran produk asuransi. (dru/dnl)











































