Ribuan Nasabah BDB Padati 12 Outlet BNI di Bali

Ribuan Nasabah BDB Padati 12 Outlet BNI di Bali

- detikFinance
Senin, 26 Apr 2004 12:09 WIB
Denpasar - Ribuan nasabah eks Bank Dagang Bali (BDB) memadati 12 outlet BNI yang ditunjuk untuk membayar dana nasabah, Senin (26/4/2004). Ke-12 outlet itu ditunjuk untuk melakukan pembayaran dari 25 kantor kas, kantor cabang pembantu, dan kantor pusat BDB di Bali.Ke-12 outlet itu di antaranya adalah outlet kantor pusat BDB Jl.Gajah Mada, Denpasar; outlet BNI Cabang Kapal-Bandung; BNI Buluh Indah; BNI Gianyar; BNI Klungkung; BNI Ubud/Gianyar; BNI Cabang Renon/Denpasar; BNI Cabang Pembantu Sanur/Denpasar; BNI Cabang Pembantu WR Supratman/Denpasar; BNI Cabang Legian Kuta; BNI Cabang Pembantu Nusa Dua dan BNI Cabang Pembantu Negara Kab.Jembrana.Dari pantauan detikcom di kantor pusat BDB, Jl.Gajah Mada, Denpasar, ribuan nasabah eks-BDB telah memadati bank itu sejak pukul 08.00 WITA. Mereka datang dengan membawa bukti kepemilikan rekening, seperti buku tabungan dan tanda pengenal.Petugas menyediakan tenda khusus bagi para nasabah yang antre di lobi kantor pusat BDB. Nasabah juga mendapatkan nomor urut. Bank it hanya melayani 700 orang/hari. Sementara, di beberapa sudut kantor BNI, terdapat selebaran yang berisi imbauan di antaranya adalah para nasabah diimbau untuk tidak menggunakan jasa perantara. Untuk menjamin para nasabah, diharapkan tidak datang secara bersamaan demi kenyamanan pelayanan dan menghindari antrean panjang.Untuk tahap pertama pelayanan pembayaran, diperuntukkan hanya dana tabungan. Sedangkan dana deposito dan giro, waktu pelayanan pembayaran akan diumumkan lebih lanjut.Penanggung jawab Pelayanan Pembayaran Dana Nasabah di kantor pusat BDB, Lili Sugiarto menyatakan, baru memperoleh 8.000 rekening yang telah diverifikasi BPKP. Padahal jumlah nasabah BDB mencapai 408.000."Namun jumlah nasabah riil diperkirakan di bawah angka tersebut karena banyak rekening yang nihil atau sudah mati," kata Lili.KeceleRibuan nasabah yang memadati BDB banyak yang kecele, pasalnya banyak yang belum mengetahui di outlet mana mereka mendapatkan pelayanan dana nasabah. Mereka juga kecele karena belum tahu apakah rekeningnya telah selesai diverifikasi oleh BPKP.Lili Sugiarto mengakui banyak nasabah eks BDB yang kecewa. Penyebabnya, setelah mendatangi BDB dan diproses petugas, ternyata rekeningnya belum termasuk daftar verifikasi.Dia juga menyatakan, banyak nasabah yang tidak membawa uangnya pulag karena mereka langsung memindahkan/menyimpan dananya di BNI. "Begitu kita ditunjuk sebagai bank pembayar, untuk mempermudah pelayanan, kita menyampaikan pada masyarakat untuk membuka rekening di BNI. Sehingga begitu menarik uang di BDB, mereka pulang tidak membawa duit karena sudah dipindahkan ke BNI," paparnya. (nrl/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads