Menurut Direktur Treasury and International Banking Bank Mandiri Thomas Arifin, kerjasama itu ditujukan juga meraih transaksi perdagangan internasional dalam mata uang dolar AS antara Indonesia dan India.
Menurutnya, kerjasama strategis tersebut memberi kemudahan bagi nasabah dalam melakukan transaksi remitansi dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Hong Kong ke India dalam mata uang Rupee atau dolar AS dengan biaya murah, cepat, aman, dan langsung diterima di bank mitra kerjasama pada hari yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemilihan Bank SBI Indonesia sebagai mitra dalam pengembangan bisnis remitensi Indian Rupee (INR) karena Bank SBI Indonesia merupakan anak perusahaan State Bank of India yang tercatat sebagai lembaga keuangan terbesar di India yang memiliki lebih dari 14.500 cabang yang tersebar di seluruh wilayah India dan 92 cabang di luar India dengan total aset lebih dari US$ 190 miliar serta memiliki lebih dari 148 juta nasabah.
Bisnis remitansi dalam mata uang rupee atau dolar AS ini cukup potensial mengingat populasi warga negara India di kawasan Asia relatif cukup besar. Keturunan India di Malaysia mencapai lebih dari 2 juta orang, Singapura sekitar 450.000 orang, Indonesia sekitar 55.000 orang, dan Hong Kong sekitar 35.000 orang.
Selain itu, volume perdagangan antara Indonesia dan India selama tiga tahun terakhir tumbuh rata-rata sebesar 35 persen per tahun. Pada tahun 2008 volume perdagangan Indonesia-India mencapai nilai US$ 10 miliar dan di tahun 2010 diperkirakan mencapai US$ 15 miliar.
"Kerjasama ini akan dikembangkan ke negara-negara di Asia, dimana terdapat kantor cabang atau perusahaan anak Bank Mandiri" tambah Thomas.
Bank Mandiri pada 2009, juga sudah bekerjasama dengan 2 bank asal Cina, yaitu Industrial and Commercial Bank of China Indonesia dan Bank of China untuk personal remittance dari Indonesia ke China dalam mata uang Yuan serta membuka Mandiri International Remittance Sdn Bhd untuk melayani pengiriman uang dari Malaysia ke Indonesia pada bulan November 2009 untuk memperkuat bisnis remitansi.
(ang/dnl)











































