Siapkan 3 Opsi Divestasi Bank Permata
Target Recovery Rate PPA 112 %
Selasa, 27 Apr 2004 12:21 WIB
Jakarta - Dirut PT PPA Muhammad Syahrial menyatakan, PPA dalam rangka mengelola dan menjual aset-aset negara yang dikelolanya mulai tahun 2004-2008 diharapkan bisa memperoleh recovery rate hingga 112 persen."Proyeksi kinerja PPA 2004 hingga 2008 dari total hasil pengelolaan dengan total hasil penjualan diharapkan mencapai 112 persen," kata Syahrial saat raker dengan Komisi IX DPR RI, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/4/2004).Menurut Syahrial target recovery rate 112 persen tersebut sudah memperhitungkan terdilusinya saham pemerintah di sejumlah bank baik karena penjualan saham maupun juga ESOP (Employee Stock Option Programme)Sementara Menkeu Boediono menambahkan, saat ini masih terdapat dua kendala dalam kinerja PPA. Pertama, aset-aset yang dikelola PPA masih dalam proses penilaian BPK. Kedua, masih perlunya persetujuan dari DPR terkait dengan UU Perbendaharaan Negara.Menurut Menkeu, persetujuan dari DPR sangat penting bagi upaya memperlancar tugas PPA dalam rangka restrukturisasi yang kemudian penjualan aset-aset negara walaupun hal itu baru bisa dilakukan setelah adanya benchmark dari BPK yang wajar. Siapkan 3 Opsi Divestasi Bank PermataSementara itu mengenai divestasi saham pemerintah di Bank Permata, Syahrial mengatakan bahwa berdasarkan white paper, maka divetatasi harus dilakukan pada 2004. Namun demikian menurutnya, perlu dilakukan sejumlah perubahan mengenai jumlah saham yang harus dijual. Saham pemerintah sendiri saat ini masih sekitar 97 persen dimana PT PPA merencanakan akan melepas kepemilikan saham pemerintah itu hingga 71 persen melalui 3 skenario. Pertama menjual 51 persen dulu baru kemudian 20 persen. Kedua, menjual 71 persen lewat strategic sale dengan harga premium dan ketiga, skenario yang mngacu pada API (Arsitektur Perbankan Indonesia) dimana akan dijual langsung 97 persen dengan mekanisme merger.
(qom/)











































