SUKRI Jadi Incaran Ibu Rumah Tangga dan PNS

SUKRI Jadi Incaran Ibu Rumah Tangga dan PNS

- detikFinance
Senin, 08 Feb 2010 11:30 WIB
Jakarta - Sukuk ritel (sukri) seri SR-002 terjual Rp 8,03 triliun. Masyarakat dari berbagai profesi turut memburu instrumen surat utang syariah ini. Ibu rumah tangga dan PNS turut menjadikan sukri sebagai tempat investasi.

Hal ini disampaikan oleh Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (8/2/2010).

"Berdasarkan volume pemesanan, dari Rp 8,03 triliun pegawai swasta mempunyai porsi 34,07%, wiraswasta 23,69%, ibu rumah tangga 15,46%, PNS 11,81%, TNI/Polri 0,22%, dan profesi lainnya 14,76%," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumlah investor dalam penjualan sukri seri SR-002 berjumlah 17.231 investor. Dari jumlah tersebut, paling banyak berprofesi sebagai pegawai swasta 23,79%, PNS 22,06%, ibu rumah tangga 19,89%, wiraswasta 19%, TNI/Polri 0,46%, dan profesi lainnnya 14,8%.

Sementara berdasarkan wilayah, jumlah investor sukri ini terbanyak berdomisili di DKI Jakarta yaitu 41,59%, lalu wilayah Indonesia Barat selain Jakarta 52,41%, Indonesia Tengah 4,4%, dan Indonesia Timur 1,6%.

Penjualan Sukuk Ritel (sukri) seri SR-002 laris manis diserbu masyarakat Pemerintah menyerap penawaran SUKRI hingga Rp 8,03 triliun atau 184,69% di atas target awal 18 agen penjual yang sebesar Rp 4,35 triliun.

Pemerintah menawarkan instrumen investasi sukuk ritel kepada masyarakat dengan kupon atau imbal hasil sebesar 8,7% per tahun.

Sukuk Ritel seri SR-002 ini mempunyai tenor 3 tahun. Tanggal penerbitan 10 Februari 2010 dan jatuh tempo pada 10 Februari 2013. Minimum pemesanan suku ritel adalah sebesar Rp 5 juta dan kelipatannya. Pemerintah tidak menentukan besaran maksimum pemesanan.

Pembayaran kupon sukuk ritel ini akan dilakukan tanggal 10 setiap bulannya mulai 10 Maret 2010.
(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads