Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto mengatakan, dari hasil penjualan sukri tersebut, terdapat 222 investor yang pemesanannya di atas Rp 5 miliar dan 522 investor yang jumlah pemesanannya Rp 2-5 miliar. Kedua jenis investor tersebut masuk kategori orang kaya.
"Orang Indonesia ternyata masih ada yang kaya sekali dan mencari instrumen yang aman sekali," ujarnya dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (8/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah menawarkan instrumen investasi sukuk ritel kepada masyarakat dengan kupon atau imbal hasil sebesar 8,7% per tahun.
Sukuk Ritel seri SR-002 ini mempunyai tenor 3 tahun. Tanggal penerbitan 10 Februari 2010 dan jatuh tempo pada 10 Februari 2013. Minimum pemesanan suku ritel adalah sebesar Rp 5 juta dan kelipatannya. Pemerintah tidak menentukan besaran maksimum pemesanan.
Pembayaran kupon sukuk ritel ini akan dilakukan tanggal 10 setiap bulannya mulai 10 Maret 2010. (dnl/qom)











































