Β
"Ada perbankan akan mem-backup, yang memimpin konsorsium Agus Marto (Bank Mandiri) dan BRI Sofyan," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat saat ditemui di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (9/2/2010).
Β
Hidayat menjelaskan setidaknya saat ini sudah 6 industri pertahanan yang akan mendapat order permintaan alutsista dari pemerintah. Rencananya mulai disepakati pembiayaan anggaran untuk pengadaan peralatan pertahanan memakai mekanisme multiyears atau kontinyu.
Namun Hidayat tidak mengatakan berapa jumlah komitmen kredit yang akan diberikan oleh 2 bank tersebut kepada industri pertahanan.
Β
"Ada skim multiyears, sehingga industri ini akan dapat kepastian order dan di-back up oleh perbankan nasional," katanya.
Β
Seperti diketahui pemerintah tengah melakukan revitalisasi Industri pertahanan strategis yang merupakan bagian dari program pemerintah 5 tahun ke depan. Di antaranya dengan memberikan order secara kontinyu bagi BUMN strategis bidang pertahanan, yaitu dengan pembiayaan perbankan yang mendukung penuh. (hen/dnl)











































