Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani ketika ditemui di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Selasa (9/2/2010).
"Karena APBN kita dianggap relatif sehat maka kalau anda lihat kinerja surat utang kita yang bertenor 5-10 tahun yield (imbal hasil) malah menunjukan perbaikan yang cukup signifikan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehingga jumlah surat utang yang akan diterbitkan pemerintah pada tahun ini masih sesuai dan dianggap masih bisa diserap oleh pasar. "Saya tidak lihat ada persoalan yang mengkhawatirkan," imbuhnya.
Menurut Sri Mulyani, investor luar masih melihat Indonesia sebagai negara berkembang yang paling diminati sebagai tujuan investasi.
"Maka kalau and lihat, capital inflow maupun stabilitas itu masih terjaga 3 bulan terakhir ini," tegasnya.
(dnl/qom)











































