BPD Bidik Pertumbuhan Kredit 20% di 2010

BPD Bidik Pertumbuhan Kredit 20% di 2010

- detikFinance
Rabu, 10 Feb 2010 11:01 WIB
Jakarta - Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) menargetkan penyaluran kredit sebesar Rp 264 triliun di 2010, atau meningkat 20% dibanding posisi tahun lalu yang tercatat Rp 220 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga diharapkan naik di atas 20%, atau mencapai Rp 356 triliun.

Demikian disampaikan Ketua Umum Asbanda Winny Erwindia Hasan di sela-sela Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Asbanda X di hotel Le Meredien, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (10/2/2010).

"Kredit outstanding kita sampai Desember Rp 220 triliun. Akan naik 20% tahun ini," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Winny, masyarakat saat ini semakin mempercayai dana mereka dikelola olahBPD. Penyaluran kredit pun tercatat terus tumbuh dari tahun ke tahun. Sampai Desember 2009, kredit BPD mencapai Rp 220 triliun. Angka ini meningkat 129%, dari posisi tahun 2008 yang hanya Rp 96,44 triliun.

"Terjadi kenaikan secara terus menerus dari tahun ke tahun. Ini bukti peluang BPD untuk tumbuh tetap besar," jelasnya.

Ditambahkan Winny, penyaluran kredit tahun 2010 akan bergeser ke Kredit Usaha Rakyat (KUR), setelah sebelumnya fokus BPD mengarah ke Kredit Multi Guna. BPD akan selalu mendorong agar masyarakat dapat mengambil dana kredit produktif yang telah disiapkan.

"Bunga kredit produktif tentu lebih kecil dibanding kredit multi guna. Ini kan pencairan dana APBD, hingga penyaluran kredit tetap dilihat dari proyek yang diajukan," ucapnya.

Sementara itu, DPK dari seluruh BPD diharapkan bisa naik 20% pada tahun 2010 ini, dari posisi akhir tahun lalu Rp 297 triliun menjadi Rp 356 triliun. Posisi sampai November 2009, jumlah DPK tercatat Rp 168 triliun.

"Kredit akhir tahun lalu lebih pesat, bisa lebih 80% dibanding posisi November 2009. Apalagi akan banyak long deposit, hingga pertumbuhan DPK akan terus ada. Kita juga punya produk baru tapi sebenarnya lama, yaitu Simpeda. Untuk mengenalkan lebih lanjut dengan DPK yang dikelola BPD, kami lakukan undian per 6 bulan. Tak kenal kan tak sayang," imbuhnya.

(wep/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads