Pengakuan ini disampaikan oleh 4 Dirut BUMN yaitu Jamsostek, Telkom, Asabri, dan Wijaya Karya, serta Ketua Pengurus YKKBI (Yayasan Kesejahteraan Karyawan Bank Indonesia).
Hal ini terungkap ketika keempat Dirut BUMN tersebut ditanyai oleh anggota Pansus Hak Angket Century mengenai berapa suku bunga yang didapatkannya dari Bank Century pada periode 3 bulan terakhir di 2008. Pertanyaan terlontar dalam rapat Pansus Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (10/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu Dirut Telkom Renaldi Firmansyah mengatakan perseroan mendapatkan bunga di kisaran 12,5% hingga 13,5% dari Bank Century. "Di awal Oktober 2008 kita dapat 12,5%, di akhir Desember 2008 kita dapat 13,5%," kata Renaldi.
Sementara Dirut Asabri Adam R. Damiri mengakui, perseroan mendapatkan bunga di kisaran 12,75% sampai 13,5%. "Di Oktober 2008 kami dapat 12,75%, di November 2008 dapat 13,5%," ucapnya singkat.
Dirut Wika Bintang Perbowo mengatakan pihaknya mendapatkan bunga dari Century sebesar 13,5% sampai 15,25%. "Oktober 2008 dapat 13,5%, Desember 2008 dapat 15,25%," jelasnya.
Sementara Ketua YKKBI Dudung Sjarifudin mengatakan YKKBI dapat bunga dari Bank Century 13% pada bulan September 2008.
Di tempat yang sama, Kepala Eksekutif LPS Firdaus Djaelani mengatakan pada periode Oktober 2008 sampai Januari 2009, besaran suku bunga penjaminan LPS adalah 10%.
(dru/dnl)











































