Demikian ditegaskan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam jumpa pers di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (11/2/2010).
"BNI dan BRI telah menyediakan layanan 24 jam sehari 7 hari seminggu. Waktu kita launch, itu sudah didukung pelabuhan dan perbankan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perusahaan yang menggunakan di luar jam kerja memang masih sedikit," jelasnya.
Sri Mulyani menyatakan, inilah yang menyebabkan layanan pembukaan operasional pelabuhan 24 jam selama 7 hari belum terlihat jelas geliatnya. Padahal, program ini ditujukan untuk meningkatkan penerimaan negara. Rencananya masih ada bank-bank lain yang turut beroperasi 24 jam penuh, tetapi masih perlu dikoordinasikan dengan BI dan perbankan lain.
"Memang banyak bank lain yang belum. Tapi koordinasi BI dan perbankan sudah ada," ujarnya.
Pelayanan 24 jam sehari 7 hari seminggu untuk impor sudah diterapkan di 5 pelabuhan yaitu Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Tanjung Perak Surabaya, Tanjung Emas Semarang, Pelabuhan Belawan Medan, dan Pelabuhan Udara Soekarno Hatta. Sedangkan untuk ekspor, baru dilaksanakan di Tanjung Perak Surabaya.
(nia/dnl)










































