"Seyogyanya Gubernur BI segera diajukan ke DPR," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (12/2/2010).
Pram berharap Presiden bijaksana dalam memilih calon Gubernur BI. "Yang paling penting Gubernur BI tidak boleh dari partai politik, kredibilitas BI harus terjaga," tegas Pram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pram berharap Presiden tidak berlama-lama menyeleksi sendiri calon Gubernur BI. Menurut Pram, Presiden harus menghitung kebrobokan BI dan segera mungkin mengirim nama calon Gubernur BI untuk di fit proper test DPR.
"Kasus Century menunjukkan di BI keropos, ada beberapa DGI yang sakit dan tidak berfungsi dengan baik, itu juga harus segera diganti," jelas Pram.
"Keberadaan Gubernur BI sangat vital dan tidak perlu di-pending-pending," tutupnya.
Seperti diketahui, Posisi Gubernur BI kosong sejak pertengahan Mei 2009 lalu setelah Boediono mundur untuk menjadi calon Wakil Presiden. Posisi Gubernur BI saat ini masih dijabat sementara oleh Darmin Nasution, yang terpilih menjadi Deputi Gubernur Senior BI pada 11 Mei 2009.
Posisi Deputi Gubernur BI bidang pengawasan perbankan saat ini juga kosong setelah Siti Fadjrijah terkena stroke sehingga tidak bisa melaksanakan tugasnya. Posisi tersebut saat ini dirangkap oleh Budi Rochadi Deputi Gubernur BI bidang sistem pembayaran.
(van/qom)











































