BI : Kasus Century Belum Pengaruhi Rating Indonesia

BI : Kasus Century Belum Pengaruhi Rating Indonesia

- detikFinance
Sabtu, 13 Feb 2010 11:57 WIB
BI : Kasus Century Belum Pengaruhi Rating Indonesia
Jakarta - Bank Indonesia (BI) berpendapat polemik kasus Bank Century saat ini belum mempengaruhi penurunan rating atau outlook lembaga pemeringkat. Saat ini investor dan lembaga pemeringkat (rating agency) masih wait and see terhadap hasil akhir Pansus Hak Angket Bank Century oleh DPR-RI.

Demikian dikatakan oleh Direktur Direktorat Internasional Bank Indonesia, Dian Ediana Rae kepada detikFinance di Jakarta, Jumat (13/02/2010).

"Saya kira kasus century belum akan mempengaruhi rating action terhadap Indonesia, dalam arti penurunan rating atau outlook. Investor dan rating agency masih sedang melihat hasil akhir pansus ini," ujar Dian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nantinya, menurut Dian, hasil keputusan Pansus bisa bercabang, antara memperkuat stabilitas politik atau sebaliknya menimbulkan polemik politik. "Kekhawatiran mereka yang utama secara umum  adalah politisasi kebijakan ekonomi dan corporate action yang bisa mengganggu kepastian bisnis di Indonesia," ungkapnya.

Sebelumnya salah satu lembaga pemeringkat, Standard & Poor's (S&P) dikabarkan menolak untuk menaikkan peringkat Indonesia karena politisasi kasus bailout Bank Century. Politisasi bailout tersebut dikhawatirkan menimbulkan ketidakpastian di Indonesia.

S&P pada Oktober 2009 lalu menaikkan outlook Indonesia menjadi 'positif', dengan peringkat sovereign untuk utang valas dalam jangka panjang ke 'BB-' dan peringkat utang dalam rupiah ke 'BB+'. Kenaikan outlook itu sehubungan dengan ekspektasi pengurangan utang dan kehati-hatian manajeman fiskal yang dilakukan pemerintah. (dru/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads