Hal itu dikemukakan oleh Ekonom Aviliani ketika berbincang dengan detikFinance, Sabtu (13/2/2010). "Kondisi BI saat ini butuh orang seperti Darmin yang balance antara perbankan dan moneter," ujarnya.
Menurutnya, bank sentral itu saat ini mayoritas diisi oleh ahli moneter, dan minim orang perbankan yang berpengalaman di lapangan. "Kebanyakan kan orang moneter yang cuma baca data, tidak terjun langsung di lapangan melihat sektor riil seperti apa," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain, Gubernur BI, Aviliani mengatakan sebaiknya BI juga memasukkan lebih banyak ahli perbankan di jajaran Deputi Gubernurnya. Ia menilai, saat ini hampir semua jajaran Deputi Gubernur diisi oleh ahli moneter.
"Rata-rata deputinya kan ahli moneter. Jangan ambil kebijakan tanpa melihat kondisi yang sebenarnya," tambahnya.
Menurut kabar yang beredar, nama-nama calon Gubernur BI yang akan dipilih Presiden antara lain adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Deputi Gubernur Senior BI Darmin Nasution.
Presiden SBY akan mengumumkan nama calon Gubernur BI kepada DPR usai Pansus Hak Angket Century menuntaskan pekerjaannya. DPR sendiri telah melayangkan surat sebanyak dua kali mendesak Presiden SBY segera menetapkan gubernur bank sentral tersebut.
(ang/dru)











































