Tiga orang yang hadir dalam investigasi lapangan pagi ini, Senin (15/2/2010), adalah Kasena Pandi, M. Nizar dan Lie Anna Puspasari. Tiga nasabah yang melakukan penarikan dana besar-besaran sebelum bailout itu, sengaja dihadirkan menajemen Bank Mutiara.
M. Nizar kepada tim Pansus Century, membenarkan dirinya melakukan penarikan dana secara bertahap yang nilai totalnya sebesar Rp 1,4 miliar. "Penarikan terbesar saya lakukan pada 15 September 2008, saat itu saya merasa posisi Bank Century sedang tidak baik," jelas pengusaha di bidang furniture itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lie Anna Puspasari yang diwakili oleh putrinya, Henny Yahya, juga membantah alamat tempat tinggal di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dalam rekening sebagai fiktif. Rumah di alamat tersebut tidak ditinggali lagi, sebab Lie Anna sedang menjalani perawatan di RS di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Bantahan sebagai nasabah fiktif juga disampaikan oleh Kasena Pandi. Karyawan sebuah pabrik kertas tersebut menyatakan dirinya sejak Juni 2009 tinggal bersama anaknya dan sejak itu pula rumah miliknyanya yang beralamat di Puri Bintaro kosong.
Terhadap kediran 3 nasabah 'fiktif' itu, tim investigasi Pansus Century menyatakan terima kasih. Pansus merasa mendapat banyak masukan setelah ketiganya muncul.
"Terima kasih atas kedatangan dan keterangan-keterangan dari Anda. Banyak masukan yang kita dapat dari Anda," ujar Ketua Pansus Century, Idrus Marham.
Masih ada satu lagi nama nasabah fiktif yang tidak hadir. Dia adalah nasabah atas nama M Linus yang beralamat di Ruko Griya Satu IK Blok B No. 16 RT 02/RW 14 Pisangan Ciputat. Dia melakukan penarikan dana sebesar Rp 1,3 miliar pada 19 September 2008.
Pansus Hak Angket Bank Century sebelumnya menemukan 4 daftar nasabah fiktif yang menerima aliran dana dari Bank Century. Keempat nasabah tersebut berdomisili di Jakarta dan melakukan penarikan dana besar-besaran sebelum Bank Century di-bailout pemerintah. Mereka adalah:
1. Lie Anna Puspasa
Alamat: Ciputat Raya RT 04/08 Kebayoran Lama Jkt Selatan
Pekerjaan: Ibu Rumah tangga
Jumlah aliran dana: Rp 2.4 miliar pada 27 April 2009
Keterangan : Tidak ditemukan nama dan alamat tersebut. Info melalui ketua RT bapak kusno (7665548) sudah dicek oleh BPK tidak ada nama tersebut.
2. M. Linus
Pekerjaan: Swasta
Alamat : Ruko Griya Satu IK Blok B No. 16 RT 02/RW 14 Pisangan Ciputat
Penarikan dana Rp 1,3 miliar pada 19 sept 2008
keterangan : tidak dikenal nama tersebut.
3. M. Nizar
Pekerjaan: Swasta
Alamat: Ruko Serena Jl. Juanda No. 36 Rempoa Ciputat
Penarikan dana Rp 1,4 miliar pada 15 September 2008
Keterangan : tidak dikenal
4. Kasena Pandi
Alamat: Puri Bintaro PB IV/12 RT 03/09
Penarikan dana Rp 2 miliar pada 15 Desember 2008
Keterangan : rumah betul tapi sudah kosong sejak 3 bulan lalu.
(lh/qom)











































