SBY: Hati-hati Pakai Kartu Kredit

SBY: Hati-hati Pakai Kartu Kredit

- detikFinance
Sabtu, 20 Feb 2010 11:44 WIB
Jakarta - Belanja masyarakat adalah komponen penting untuk menggerakkan dan menumbuhkan ekonomi nasional. Tetapi berbelanja bisa menjadi bom waktu bila tidak cermat dan hemat, misalnya terlena dengan kemudahan kartu kredit.

"Hati-hati pakai kartu kredit. Kalau untuk yang perlu, yes. Tapi kalau tidak perlu, ya jangan terus-terusan gesek. Jangan dikira bunganya nggak jalan terus itu," wanti Presiden SBY.

Hal ini disampaikan SBY dalam pencanangan 'Gerakan Indonesia Menabung' dan peluncuran tabungan Tabunganku. Acara berlangsung pagi ini, Sabtu (20/2/2010), di Hall D, Arena PRJ, Kemayoran, Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Belanja itu penting agar ekonomi kita bergerak. Tapi berbelanja di luar yang diperlukan, itu bom waktu," sambung SBY.

Sebelumnya Presiden SBY mengajak pada seluruh masyarakat memperkuat budaya menabung. Sebab data yang ada di BI menunjukkan 80 juta dari 138 juta penduduk Indonesia berusia dewasa belum memiliki tabungan.

Tabungan selain bermanfaat sebagai sarana cadangan dana bagi keperluan individu yang bersangkutan, secara tak langsung merupakan partisipasi dalam pembangunan. Semakin besar tabungan masyarakat, maka makin besar pula cadangan dana yang bisa pemerintah kelola untuk membiayai program-program peningkatan kesejahteraan rakyat.

"Tentu saja itu bermanfaat juga untuk penyaluran KUR dan lain-lain. Usaha rakyat meningkat, ekonomi bergerak, penerimaan negara makin besar dan anggaran untuk kesejaheraan rakyat juga makin tinggi," jelas SBY. (lh/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads