Deputi Gubernur BI Budi Rochadi mengatakan BI akan menegaskan dengan keras kepada pemegang saham dan manajemen Bank Eksekutif untuk berkomitmen menyehatka bank ini lagi.
"Kita akan keras pada kepemilikan dan managemen. Dalam Undang-undang kita sudah jelas apa tindakan yang akan kita lakukan," tukas Budi di sela acara Pencanangan Gerakan Indonesia Menabung dan Peluncuran Produk Tabunganku, di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Sabtu (20/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bank di masa lalu normal, kita sudah perbaiki lebih baik dari masa lalu jangan terlalu diributkan ini. Percayakanlah pada kami," harap Budi.
Di tempat yang sama, Pjs Gubernur BI Darmin Nasution mengatakan keadaan Bank Eksekutif saat ini bisa dikatakan lebih baik walaupun memang terkait masalah NPL (Kredit Bermasalah). Namun, Darmin menyatakan pihak Bank Eksekutif telah berjanji untuk segera menyelesaikan masalah tersebut.
"Sekarang eksekutif masih cukup baik tapi memang masih ada persoalan NPL tapi kita sudah dapat janji dengan yang bersangkutan (Bank Eksekutif). Upaya yang bertahap," ungkap Darmin.
Selain itu, Budi dengan tegas menyatakan kasus Bank Eksekutif tidak akan memberikan dampak sistemik bagi industri perbankan nasional. Kondisi Bank Eksekutif saat ini telah jauh membaik dibanding sebelumnya.
"Mudah-mudahan tidak berdampak sistemik. Jangan dibuat sistemik lah," tegasnya pada kesempatan yang sama. (nia/dnl)











































